• Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Nurdin Halid
    • Tentang The Nurdin Halid Institute
    • Kontak
    • FAQ
  • Program
    • Riset dan Pengkajian
    • Penerbitan Buku dan Jurnal
    • Seminar dan Diskusi
    • Pengembangan Koperasi Berbasis Sumber Daya Lokal
    • NHI Award
  • Publikasi
    • Press Release
    • Pidato & Sambutan
    • Makalah dan Presentasi
    • Wawancara Eksklusif
  • Berita dan Opini
    • Berita
    • Opini
  • Galeri
    • Foto
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
    • Video
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
  • Perpustakaan
    • Buku
      • Biografi Koperasi
      • Biografi Politik
      • Biografi Sepakbola
      • Koperasi Pilar Negara
      • Lahir Baru
      • Mahkota Perjuangan
      • Pendekar Bola dari Bugis
      • Reborn
      • Suara Golkar, Suara Rakyat
      • Visi PSSI 2020
    • Arsip
  • NH Channel

Begini Tindakan NH Bagi Penambang Pasir Takalar yang Rugikan Nelayan

April 27, 2018webadminBerita

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Calon Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid mengunjungi perkampungan nelayan di Desa Boddia, Kecamatan Galesong, Takalar, Rabu (25/4/2018) malam.

Ratusan masyarakat menyambut kedatangan pasangan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar ini.

Meski sudah cukup larut, antusiasme warga tak ikut surut. Bahkan, sejumlah masyarakat langsung menyalurkan aspirasinya kepada NH dalam kesempatan berharga tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat setempat, Faisal Dg Bali curhat soal kondisi nelayan di Galesong. Kata dia, adanya penambangan pasir di daerah tersebut berimbas negatif terhadap produktivitas nelayan.

“Di sini ada penambangan pasir, tetapi tambang pasir itu justu merugikan nelayan. Hasil tangkapan juga ikut menurun,” bebernya seperti via rilis tertulis NH-AZIZ.

Mengatasi hal tersebut, NH menjelaskan dirinya memang akan memprioritaskan dua asas dalam setiap penambangan di wulayah Sulsel. Kedua asas itu ialah asas lingkungan dan kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar.

“Penambangan tidak boleh merusak lingkungan, itulah pembangunan berbasis lingkungan. Juga, tidak boleh ada tambang yang menyengsarakan rakyat di daerah setempat, masyarakat harus merasakan manfaatnya,” tegas NH.

Lebih lanjut, kata NH, komitmen tersebut merupakan buah gagasannya yang hendak menjadikan Sulsel sebagai rumah bagi seluruh masyarakat. Bukan hanya menjadi sekelompk keluarga atau kelompok tertebtu saja.

“Tidak boleh ada rakyat Sulsel yang hanya menjadi tamu atau penonton di rumahnya sendiri. Kita harus hadir untuk meyakinkan diri kalau kita bersama memang benar-benar pemilik Sulsel,” pungkasnya. (*)

Kamis, 26 April 2018 17:15

Penulis: Abdul Azis
Editor: Suryana Anas

Sumber: http://makassar.tribunnews.com/2018/04/26/begini-tindakan-nh-bagi-penambang-pasir-takalar-yang-rugikan-nelayan

Buku

Jurnal The NH Institute

Sosial Media

Facebook
Twitter
Instagram

Fan Page Nurdin Halid

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com

Copyright © 2025 The Nurdin Halid Institute All Rights Reserved