
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Ketua Dewan Pemimpin Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan, AM Nurdin Halid (NH), menyatakan, misi Partai Golkar pada pemilihan umum (Pemilu) 2019 mendatang adalah gerakan membangun kampung.
“Misi kita membangun kampung. Ini mengambil visi dan misi calon gubernur. Gerakan Golkar membangun kampung. Itu menjadi tagline daripada seluruh caleg dalam mensosialisasikan dirinya dan program partai dan pembangunan,” kata NH, Sabtu (3/11/2018).
Apa misi utama Golkar, kata Nurdin Halid? Itu ada lima. Pertama, membangun infrastruktur. Menurutnya, misi pertama mengatasi kesenjangan, menghubungkan antara wilayah, menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, dan menggali potensi daerah.
“Kedua, berusaha mendorong pemerintah untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Ketiga pasti sembako murah. Jadi ketahangan pangan Sulsel dipertahankan. Keempat, penyediaan rumah murah dan terjangkau. Ini sangat penting karena menjadi kebutuhan dasar. Kelima adalah resolusi dinasti,” tambah NH.
Untuk mensosialisasikan misi Partai Golkar, lanjut NH, maka semua caleg harus membentuk posko.
“Irwan Muin orang pertama dari semua caleg Golkar di Sulsel yang diresmikan poskonya oleh ketua DPD. Meski bukan dia yang pertama punya posko, saya yakin semua caleg Golkar sudah ada poskonya,” jelas NH.
“Kalau Ibu Ernawati Tahang hadir sebagai tandem Irwan Muin dan DPRD Makassar ada Irfan Ali. Jadi kita pakai sistem tandem. Ini agar tidak ada dapil kosong. Ini juga untuk menghindari caleg Golkar jeruk makan jeruk. Jadi ada rambu-rambu harus dilalui,” tambah NH.

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com