• Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Nurdin Halid
    • Tentang The Nurdin Halid Institute
    • Kontak
    • FAQ
  • Program
    • Riset dan Pengkajian
    • Penerbitan Buku dan Jurnal
    • Seminar dan Diskusi
    • Pengembangan Koperasi Berbasis Sumber Daya Lokal
    • NHI Award
  • Publikasi
    • Press Release
    • Pidato & Sambutan
    • Makalah dan Presentasi
    • Wawancara Eksklusif
  • Berita dan Opini
    • Berita
    • Opini
  • Galeri
    • Foto
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
    • Video
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
  • Perpustakaan
    • Buku
      • Biografi Koperasi
      • Biografi Politik
      • Biografi Sepakbola
      • Koperasi Pilar Negara
      • Lahir Baru
      • Mahkota Perjuangan
      • Pendekar Bola dari Bugis
      • Reborn
      • Suara Golkar, Suara Rakyat
      • Visi PSSI 2020
    • Arsip
  • NH Channel

Nurdin Halid Cerita Pernah Adu Kerbau dengan Prabowo di Upacara Rambu Solok

April 21, 2018webadminBerita

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid menyebut Rambu Solok adalah makanan yang berasal dari Kota Solo, Jawa Tengah, saat sesi kuis debat kandidat Pilgub Sulsel, Kamis malam (19/4/2018).

Penyebutan Rambu Solok sebagai makanan dari Solo ini, langsung jadi perbincangan. Momen tersebut terjadi, pada sesi kuis sebagai rangkaian debat kandidat yang dipandu moderator Silvia Iskandar.

Silvia menyebut satu kata, para kontestan Pilgub Sulsel, mesti menjawab dengan cepat.

“Makanan Solo,” jawab Nurdin Halid saat ditanya Rambu Solok oleh Silvia.

Para peserta debat yang memenuhi ruangan, sontak langsung tertawa. Nurdin Halid, juga langsung menyadari apa yang dikatakan itu salah. Ia langsung tertawa.

Saat dikonfirmasi, Nurdin Halid mengakui, saat itu ia salah dengar. “Saya jawab makanan Solo, karena pendengaran saya bumbu Solo. Tapi ustaz Aziz menyampaikan ke saya, bahwa Rambu Solok. Langsung saya ralat dengan menyebut Toraja,” kata Nurdin Halid kepada Rakyatku.com.

Mantan Ketua Harian DPP Golkar ini mengakui, dirinya tahu dengan Rambu Solok. Rambu Solok adalah prosesi upacara kematian sakral yang menjadi khas masyarakat Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Dikatakan Nurdin Halid, dirinya sering menghadiri upacara adat kematian di Tana Toraja itu. Bahkan, kerbaunya pernah diadu dengan kerbau milik Prabowo Subianto, yang menjadi atraksi budaya sebagai bagian dari upacara adat kematian Rambu Solok.

“Saya sangat tahu itu Rambu Solok, yaitu upacara adat kematian. Dan saya sering menghadiri (Rambu Solok). Terakhir saya hadir waktu besan saya melaksanakan Rambu Solok, saya hadir bersama Pak Prabowo. Dan kerbau saya diadu dengan kerbau Pak Prabowo. Termasuk Rambu Tuka saya sering hadiri di Toraja, saya paham betul,” tambah Nurdin Halid.

Nurdin Halid juga memberikan klarifikasi bahwa penyebutan Solok pada Rambu Solok juga harus mantap secara dialektika. Karena dalam dialektika masyarakat Sulsel menggunakan koma di atas pada akhir kata Solok. Dengan begitu, Solok akan berbunyi Solo’.

Itu karena jika diucapkan dengan dialektika biasa tanpa koma, maka kedengarannya sama dengan nama salah satu kota di Jawa Tengah, yakni Solo.

Karena yang terdengar kata Solo tanpa koma oleh host, Nurdin Halid pun mengiranya yang dimaksud ada Kota Solo tanpa memperhatikan ada kata Rambu di depan kata Solo.

Juru Bicara NH-Aziz, M Risman Pasigai, menyebut jawaban Nurdin Halid keliru karena ketidaksesuaian pengucapan Solok yang sebenarnya oleh host.

“Pak NH jawab sekenanya karena host juga menyebut tak sesuai dialektika Toraja yakni Solo’ yang seharusnya menggunakan koma atas dan lafal harus agak terdengar beda dengan Solo tanpa koma. Mungkin karena host-nya bukan orang sini yah,” jelasnya. (**)

Jumat, 20 April 2018 00:36 WITA

Penulis: Fathul Khair – Sutrisno Zulkifli

Editor: Nur Hidayat Said

Sumber: http://pilkada.rakyatku.com/read/97615/2018/04/20/nurdin-halid-cerita-pernah-adu-kerbau-dengan-prabowo-di-upacara-rambu-solok

Buku

Jurnal The NH Institute

Sosial Media

Facebook
Twitter
Instagram

Fan Page Nurdin Halid

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com

Copyright © 2025 The Nurdin Halid Institute All Rights Reserved