• Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Nurdin Halid
    • Tentang The Nurdin Halid Institute
    • Kontak
    • FAQ
  • Program
    • Riset dan Pengkajian
    • Penerbitan Buku dan Jurnal
    • Seminar dan Diskusi
    • Pengembangan Koperasi Berbasis Sumber Daya Lokal
    • NHI Award
  • Publikasi
    • Press Release
    • Pidato & Sambutan
    • Makalah dan Presentasi
    • Wawancara Eksklusif
  • Berita dan Opini
    • Berita
    • Opini
  • Galeri
    • Foto
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
    • Video
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
  • Perpustakaan
    • Buku
      • Biografi Koperasi
      • Biografi Politik
      • Biografi Sepakbola
      • Koperasi Pilar Negara
      • Lahir Baru
      • Mahkota Perjuangan
      • Pendekar Bola dari Bugis
      • Reborn
      • Suara Golkar, Suara Rakyat
      • Visi PSSI 2020
    • Arsip
  • NH Channel

Pasukan Berkuda Kawal NH-Aziz Daftar ke KPU

January 8, 2018webadminBerita

Makassar — Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) bersiap mendaftar ke KPUD Sulsel, Senin, 8 Januari. Ribuan relawan dan kader dari parpol pengusung sudah berkumpul di kediaman NH di Jalan Mapala, Kota Makassar.

Tersaji pemandangan menarik dan unik dalam prosesi pendaftaran NH-Aziz ke KPUD Sulsel. Nuansa adat sangat kental. Pasangan nasionalis-religius itu mengenakan pakaian adat khas Sulsel. Bahkan, Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto, turut mengenakan. Airlangga menggunakan baju adat Bone.

Di luar kediaman NH, pasukan berkuda dan para penunggangnya telah siap mengawal. Mereka tampak gagah berani dan dipersiapkan berada pada garis terdepan. Selain pasukan berkuda, iring-iringan bendi, bentor dan mobil hias disiapkan untuk mengantar NH-Aziz ke KPUD Sulsel.

Juru bicara NH-Aziz, Muhammad Natsir, mengungkapkan pendaftaran NH-Aziz memang sengaja didesain dengan nuansa adat. Itu menunjukkan pasangan NH-Aziz senantiasa menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya lokal. “Dalam trikarya, salah satu poin pentingnya kan kearifan lokal. Itulah yang dibuktikan NH-Aziz,” katanya.

Natsir menegaskan NH-Aziz tidak sebatas berkomitmen membangun infrastruktur dan ekonomi kerakyatan, tapi juga kearifan lokal di Sulsel. Dikatakan dia, pembangunan di Sulsel kelak tidak boleh melupakan nilai-nilai adat dan budaya. Bahkan, adat dan budaya mesti menjadi landasan pembangunan.

Pasangan NH-Aziz mendaftar ke KPUD Sulsel diusung oleh lima parpol. Rinciannya yakni Golkar, NasDem, Hanura, PKB dan PKPI. Di samping itu, ada pula PPP kubu Djan Faridz yang ikut sebagai parpol pendukung. (*)

Buku

Jurnal The NH Institute

Sosial Media

Facebook
Twitter
Instagram

Fan Page Nurdin Halid

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com

Copyright © 2025 The Nurdin Halid Institute All Rights Reserved