• Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Nurdin Halid
    • Tentang The Nurdin Halid Institute
    • Kontak
    • FAQ
  • Program
    • Riset dan Pengkajian
    • Penerbitan Buku dan Jurnal
    • Seminar dan Diskusi
    • Pengembangan Koperasi Berbasis Sumber Daya Lokal
    • NHI Award
  • Publikasi
    • Press Release
    • Pidato & Sambutan
    • Makalah dan Presentasi
    • Wawancara Eksklusif
  • Berita dan Opini
    • Berita
    • Opini
  • Galeri
    • Foto
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
    • Video
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
  • Perpustakaan
    • Buku
      • Biografi Koperasi
      • Biografi Politik
      • Biografi Sepakbola
      • Koperasi Pilar Negara
      • Lahir Baru
      • Mahkota Perjuangan
      • Pendekar Bola dari Bugis
      • Reborn
      • Suara Golkar, Suara Rakyat
      • Visi PSSI 2020
    • Arsip
  • NH Channel

Program 100 Hari, NH-Aziz Tingkatkan Pelayanan Publik

February 26, 2018webadminBerita

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), berjanji meningkatkan kualitas pelayanan publik bila kelak terpilih.

Langkah awal yang bakal dilakoninya adalah memotivasi seluruh birokrat untuk bekerja sesuai tugas dan tanggungjawab. Utamanya yang berkaitan dengan pelayanan publik.

NH mengungkapkan upaya peningkatan kualitas birokrasi dan pelayanan publik bahkan dicanangkan dalam program 100 hari.

“Minimal yang saya lakukan dalam 100 hari adalah memotivasi seluruh birokrat untuk bekerja sesuai job mereka, bekerja lebih baik lagi. Dengan motivasi tinggi, ya harus bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya via rilis, Jumat (23/2/2018).

Birokrat khususnya aparatur sipil negara alias ASN merupakan abdi negara. Olehnya itu, NH menuturkan sudah sepatutnya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Bukan lagi zamannya, sambung dia, birokrat apalagi pejabat dilayani oleh masyarakat.

NH melanjutkan program peningkatan pelayanan publik itu selaras dengan komitmen pengabdiannya bersama Aziz.

Pasangan nomor urut satu itu diketahui menanggalkan jabatan strategis di pusat untuk pulang kampung. Tujuannya satu : mengabdi membangun Sulsel Baru yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

NH-Aziz sendiri diketahui mengusung konsep Sulsel Baru yang mengedepankan 17 program unggulan. Sederet program pro-rakyat itu berbasis dari ide Tri Karya yakni pembangunan berbasis infrastruktur; ekonomi berbasis kerakyatan; dan kearifan lokal.

NH-Aziz juga merupakan pasangan yang paling berkomitmen menciptakan Sulsel yang lebih sejahtera. Selain terlihat dari program pro-rakyat, NH-Aziz adalah satu-satunya pasangan yang berani membuat kontrak politik dengan masyarakat. Kontrak politik itu dibacakannya saat deklarasi pencalonan pada November tahun lalu.

Kontrak politik NH-Aziz yang berisi empat poin menyinggung terkait upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Toh, sudah rahasia umum, ribetnya birokrasi kerap jadi penghambat masyarakat dalam mendapatkan berbagai layanan.

Adapun kontrak politik NH-Aziz, pertama yakni mereka akan menjalankan program pro-kampung. Pada poin kedua, pasangan tegas, merakyat dan religius itu menggaransi akan menjalankan pemerintahan dengan sistem birokrasi yang efektif.

Selanjutnya, kontrak politik NH-Aziz berupa ikrar untuk tidak melibatkan keluarga demi menjaga marwah pemerintah Sulsel yang lebih baik. Adapun yang terakhir, pasangan ini tidak akan melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme untuk kepentingan keluarga maupun kelompok.(*)

Jumat, 23 Februari 2018

Penulis: Abdul Azis

Editor: Suryana Anas

Sumber: http://makassar.tribunnews.com/2018/02/23/program-100-hari-nh-aziz-tingkatkan-pelayanan-publik

Buku

Jurnal The NH Institute

Sosial Media

Facebook
Twitter
Instagram

Fan Page Nurdin Halid

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com

Copyright © 2025 The Nurdin Halid Institute All Rights Reserved