• Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Nurdin Halid
    • Tentang The Nurdin Halid Institute
    • Kontak
    • FAQ
  • Program
    • Riset dan Pengkajian
    • Penerbitan Buku dan Jurnal
    • Seminar dan Diskusi
    • Pengembangan Koperasi Berbasis Sumber Daya Lokal
    • NHI Award
  • Publikasi
    • Press Release
    • Pidato & Sambutan
    • Makalah dan Presentasi
    • Wawancara Eksklusif
  • Berita dan Opini
    • Berita
    • Opini
  • Galeri
    • Foto
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
    • Video
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
  • Perpustakaan
    • Buku
      • Biografi Koperasi
      • Biografi Politik
      • Biografi Sepakbola
      • Koperasi Pilar Negara
      • Lahir Baru
      • Mahkota Perjuangan
      • Pendekar Bola dari Bugis
      • Reborn
      • Suara Golkar, Suara Rakyat
      • Visi PSSI 2020
    • Arsip
  • NH Channel

Ini Alasan NH Lepas Peluang Ketum Golkar

December 15, 2017webadminBerita

Makassar — Bakal Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH), menegaskan komitmennya untuk bertarung pada Pilgub Sulsel 2018. Tak bosan-bosan, ia menyampaikan ikrarnya untuk mengabdi membangun Sulsel Baru.

NH menegaskan tidak selangkah pun akan mundur dari pencalonanannya pada Pilgub Sulsel 2018. Ia bahkan rela melepas kesempatan untuk menjadi ketua umum Golkar menggantikan Setya Novanto (Setnov). Toh, sedari awal, ia tidak pernah mengejar kekuasaan. Yang ingin dilakukannya kini sebatas mengabdi dan menunaikan janjinya kepada Allah SWT dan masyarakat Sulsel.

“Saya tidak pernah kejar kekuasaan dan tidak tertarik menjadi 01 Golkar. Saya memilih mewujudkan Sulsel Baru, sebagaimana janji saya kepada masyarakat Sulsel untuk membangun kampung dan menata kota. Terlebih, di masa saya terpuruk, saya juga pernah berjanji kepada Allah SWT untuk membuat Sulsel, kampung halaman saya menjadi lebih baik,” kata NH yang juga Ketua Harian DPP Golkar ini, Kamis 7 Desember 2017.

“Bagi saya, yang namanya janji itu pantang untuk diingkari apapun tantangannya. Saya pun menyadari yang namanya ingin berbuat baik, selalu dihadapkan pada ujian. Untuk itu, bersama Aziz Qahhar Mudzakkar, saya sudah siap menghadapinya demi Sulsel Baru yang lebih cerah,” sambung NH.

Menurut NH, terlepas dari komitmennya untuk membangun Sulsel Baru, tanggungjawab yang diembannya pada sejumlah organisasi tidak akan diabaikan. Golkar, Dekopin dan International Cooperative Asia Pasific tetap dikawalnya secara profesional dengan penuh dedikasi. “Saya pantang lari dari tanggungjawab. Termasuk saat ini, saya siap pulang balik Makassar-Jakarta untuk demi kejayaan Golkar,” tuturnya.

Di tengah kesibukannya melakukan sosialisasi pada Pilgub Sulsel, NH memang tetap meluangkan waktunya untuk mengawal partai berlambang beringin menuju musyawarah nasional luar biasa atau munaslub. Golkar diagendakan melakukan rapat pleno dalam waktu dekat untuk menentukan agenda rapat pimpinan nasional (rapimnas).

“Rapimnas yang nantinya memutuskan perlu atau tidaknya pelaksanaan munaslub Golkar. Saya senantiasa siap mengawal apapun itu keputusan partai demi mengembalikan kejayaan Golkar. Apalagi, dalam waktu dekat akan ada tahun politik, mulai dari pilkada serentak 2o18 hingga pilpres dan pileg 2019,” pungkas dia.

NH ternyata juga telah meyakinkan seluruh parpol pengusung ihwal komitmennya pada kontestasi politik lima tahunan di Sulsel.

NH diketahui sempat menggelar pertemuan dengan elite parpol pengusung di New Shogun Restaurant, Jalan Penghibur, Kota Makassar, Senin, 4 Desember, malam. Mereka yang hadir, di antaranya yaitu Ketua NasDem Sulsel, Rusdi Masse (RMS); Ketua Hanura Sulsel, Ilhamsyah Mattalatta; Ketua PKPI Sulsel, Suzanna Kaharuddin; Ketua Harian Golkar Sulsel, M Roem; Ketua PPP kubu Djan Faridz, Irwan Intje dan Ketua PKB Sulsel, Azhar Arsyad. (*****)

Buku

Jurnal The NH Institute

Sosial Media

Facebook
Twitter
Instagram

Fan Page Nurdin Halid

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com

Copyright © 2025 The Nurdin Halid Institute All Rights Reserved