• Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Nurdin Halid
    • Tentang The Nurdin Halid Institute
    • Kontak
    • FAQ
  • Program
    • Riset dan Pengkajian
    • Penerbitan Buku dan Jurnal
    • Seminar dan Diskusi
    • Pengembangan Koperasi Berbasis Sumber Daya Lokal
    • NHI Award
  • Publikasi
    • Press Release
    • Pidato & Sambutan
    • Makalah dan Presentasi
    • Wawancara Eksklusif
  • Berita dan Opini
    • Berita
    • Opini
  • Galeri
    • Foto
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
    • Video
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
  • Perpustakaan
    • Buku
      • Biografi Koperasi
      • Biografi Politik
      • Biografi Sepakbola
      • Koperasi Pilar Negara
      • Lahir Baru
      • Mahkota Perjuangan
      • Pendekar Bola dari Bugis
      • Reborn
      • Suara Golkar, Suara Rakyat
      • Visi PSSI 2020
    • Arsip
  • NH Channel

Komitmen Hadirkan Pilkada Demokratis, NH Turunkan Langsung Alat Peraga

February 14, 2018webadminBerita

Makassar–Memasuki tahapan masa kampanye pemilihan kepala daerah, calon Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid, menurunkan alat peraga sosialisasi berupa baliho. Penurunan baliho dilakukan di persimpangan Jalan Boulevard-Jalan A. P. Pettarani, Makassar, Sulsel, Rabu (14/2) dini hari.

Penurunan alat peraga dilakukan langsung oleh pasangan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar ini bersama sejumlah tim pemenangan. Di antaranya, Jubir NH-Aziz, Risman Pasigai dan Muhammad Natsir; Sekretaris GNH17 Sulsel, Irwan Muin; Wakil Sekretaris GNH17 Sulsel, Nasruddin Upel; Wakil Ketua Koorbid Kepartaian Golkar Sulsel, Arfandy Idris; Ketua Jaringan Koperasi, Rahman Halid; dan Ketua Tim Keluarga, Waris Halid.

Mengenakan kemeja biru dan celana jeans, NH melepaskan ikatan baliho dengan bambu penopang. Setelah ikatan terlepas, ia bersama tim pemenangan melipat kemudian mengamankan baliho tersebut.

Ketua Koorbid Pratama DPP Partai Golkar ini menegaskan kembali keikutsertaannya dalam Pilgub Sulsel, bukan hanya untuk menang. Namun, ia mengharapkan terjadinya pelaksanaan yang sesuai asas Pemilu sehingga tercipta pencerahan dalam kehidupan berdemokrasi.

“Ini menjadi komitmen untuk membuktikan bahwa kita taat asas atas segala aturan KPU dalam pelaksanaan pilkada yang demokratis,” ujar NH usai menurunkan alat peraga sosialisasi.

Sesuai peraturan KPU, tidak boleh lagi ada atribut cagub-cawagub yang terpasang memasuki masa kampanye pilkada serentak pada Kamis (15/2) mendatang. Selanjutnya, alat peraga kampanye secara teknis akan difasilitasi oleh KPU dengan alokasi anggaran Rp18,8 M untuk empat paslon di Pilgub Sulsel 2018.

 “Dalam PKPU, kami menanggung bahan kampanye serta alat kampanye kandidat,” tutur Ketua KPU Sulsel, Iqbal Latif. (*)

Buku

Jurnal The NH Institute

Sosial Media

Facebook
Twitter
Instagram

Fan Page Nurdin Halid

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com

Copyright © 2025 The Nurdin Halid Institute All Rights Reserved