Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid menganggap pengibar bendera Golkar di acara Kampanye Akbar Prabowo Subianto adalah bayaran, Minggu (24/3/2019).
Hal ini dia sampaikan sehabis bincang-bincang di Warung Kopi Phoenam, Jl Boulevard, Makassar, Sulsel, Jumat (29/3/2019).
Menurutnya, kejadian itu adalah sabotase sehingga dia memerintahkan kepada pengurus DPD Partai Golkar Kota Makassar mengirimkan surat keberatan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
“Sudah ada surat keberatan, dan itu adalah sabotase,” kata politisi senior Partai Golkar ini.
Ia pun mengeluarkan komentar, langkah itu sangat tanggung.
“Mestinya bayar Rp 100 ribu, supaya kuning semua di sana,” katanya.
Selain itu, ia juga membahas tentang kampanye rapat umum Jokowi.
Bahkan, Nurdin Halid memastikan tak kurang 100 ribu simpatisan dan pengurus bakal ikut kampanye.
Apa saja katanya, berikut videonya!
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul VISEO: NH Anggap Oknum Pengibar Bendera Golkar di Kampanye Akbar Prabowo Bayaran, http://makassar.tribunnews.com/2019/03/29/viseo-nh-anggap-oknum-pengibar-bendera-golkar-di-kampanye-akbar-prabowo-bayaran.
Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Hasrul

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com