• Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Nurdin Halid
    • Tentang The Nurdin Halid Institute
    • Kontak
    • FAQ
  • Program
    • Riset dan Pengkajian
    • Penerbitan Buku dan Jurnal
    • Seminar dan Diskusi
    • Pengembangan Koperasi Berbasis Sumber Daya Lokal
    • NHI Award
  • Publikasi
    • Press Release
    • Pidato & Sambutan
    • Makalah dan Presentasi
    • Wawancara Eksklusif
  • Berita dan Opini
    • Berita
    • Opini
  • Galeri
    • Foto
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
    • Video
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
  • Perpustakaan
    • Buku
      • Biografi Koperasi
      • Biografi Politik
      • Biografi Sepakbola
      • Koperasi Pilar Negara
      • Lahir Baru
      • Mahkota Perjuangan
      • Pendekar Bola dari Bugis
      • Reborn
      • Suara Golkar, Suara Rakyat
      • Visi PSSI 2020
    • Arsip
  • NH Channel

Nurdin Halid, Sosok Ambius Pembawa Berbagai Trofi Buat PSM

April 16, 2020webadminBerita

Bola.com, Makassar – Sosok Nurdin Halid tak bisa dipisahkan dari cerita sukses PSM Makassar di pentas Liga Indonesia. Bersama Nurdin sebagai pengendali manajemen, PSM meraih trofi juara Liga Indonesia 1999-2000. Pencapaian yang sampai saat ini belum bisa diulangi Juku Eja.

Nurdin pertama kali bersentuhan langsung dengan PSM jelang Liga Indonesia 1995-1996. Pengusaha koperasi ini menerima mandat untuk mengelola manajemen Juku Eja dari Ketua Umum PSM, Andi Malik Baso Masry yang juga Walikota Makassar saat itu.Target yang dibebankan kepada Nurdin adalah mengembalikan pamor Juku Eja yang terpuruk pada Liga Indonesia edisi perdana.

Sebagai manajer, Nurdin pun mempersiapkan materi tim. Baginya, materi sebelumnya hanya butuh suntikan sejumlah pemain untuk mendongkrak penampilan PSM.Trio Brasil, Marcio Novo, Luciono Leandro dan Jacksen Tiago pun didatangkan ke Makassar. Tak hanya itu, pemain lokal luar Makassar seperti Yusuf Ekodono dan Yeyen Tumena pun bergabung dengan Juku Eja.

Sebagai peracik strategi, Nurdin memercayakan tim kepada M.Basri, pelatih kawakan yang juga mantan pemain PSM dan Timnas Indonesia.

Perhatian penuh dari Nurdin yang segan mengeluarkan dananya untuk menopang penampilan tim membuat PSM kembali menjelma menjadi tim disegani lawan.

Alhasil, PSM pun melenggang sampai ke partai puncak di Stadion Gelora Bung Karno. Sayang di final, langkah besar Nurdin dan PSMdihentikan Mastrans Bandung Raya. Berada di peringkat kedua tampaknya jadi label bagi Nurdin dan PSM ketika itu.

Pada turnamen Piala Bangabandhu 1996-1997 di Bangladesh, tim Juku Eja juga hanya menembus final sebelum takluk 1-2 di tangan timnas Malaysia. Nurdin mengembalikan mandat sebagai manajer PSM Makassar setelah terpilih sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar.

Pelita Bakrie

Nurdin Halid, saat menjadi Ketua PSS. (Bola.com/Abdi Satria)

Lihat foto

 

Nurdin Halid, saat menjadi Ketua PSS. (Bola.com/Abdi Satria)

 

Tapi, sebagian jiwanya yang sudah melekat di sepak bola. Tak butuh hitungan tahun, Nurdin melupakan sepak bola. Ia pun menjadi manajer Pelita Bakrie yang kala itu posisinya terpuruk pada awal Liga Indonesia 1997-1998.

Padahal, materi Pelita Bakrie saat itu terbilang mentereng karena dihuni alumnus PSSI Primavera plus pemain asing top seperti Dejan Glusevic, Carlos de Mello dan Maboang Kessack.

Totalitas dan royalitas ala Nurdin kepada tim seketika mendongkrak motivasi pemain. Kemenangan demi kemenangan pun diraih dan striker Kurniawan Dwi Yulianto pun masuk dalam daftar top scorer.

Bersama Nurdin, Pelita menjadi tim menakutkan lawan meski berstatus tamu sekalipun. Namun, keputusan PSSI menghentikan kompetisi karena krisis ekonomi dan politik membuat ambisi Nurdin bersama Pelita Bakrie otomatis lenyap.

Kembali ke PSM

Nurdin Halid beri dukungan moral pada tim PSM jelang dua pertandingan akhir Liga 1 2017. (Bola.com/Abdi Satria)

Lihat foto

 

Nurdin Halid beri dukungan moral pada tim PSM jelang dua pertandingan akhir Liga 1 2017. (Bola.com/Abdi Satria)
Sumber: id.berita.yahoo.com

 

Buku

Jurnal The NH Institute

Sosial Media

Facebook
Twitter
Instagram

Fan Page Nurdin Halid

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com

Copyright © 2025 The Nurdin Halid Institute All Rights Reserved