• Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Nurdin Halid
    • Tentang The Nurdin Halid Institute
    • Kontak
    • FAQ
  • Program
    • Riset dan Pengkajian
    • Penerbitan Buku dan Jurnal
    • Seminar dan Diskusi
    • Pengembangan Koperasi Berbasis Sumber Daya Lokal
    • NHI Award
  • Publikasi
    • Press Release
    • Pidato & Sambutan
    • Makalah dan Presentasi
    • Wawancara Eksklusif
  • Berita dan Opini
    • Berita
    • Opini
  • Galeri
    • Foto
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
    • Video
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
  • Perpustakaan
    • Buku
      • Biografi Koperasi
      • Biografi Politik
      • Biografi Sepakbola
      • Koperasi Pilar Negara
      • Lahir Baru
      • Mahkota Perjuangan
      • Pendekar Bola dari Bugis
      • Reborn
      • Suara Golkar, Suara Rakyat
      • Visi PSSI 2020
    • Arsip
  • NH Channel

NH Komitmen Fasilitasi Generasi Milenial Majukan Ekonomi Sulsel

October 31, 2017webadminBerita

Pesatnya perkembangan zaman telah membuka berbagai peluang pertumbuhan ekonomi lebih besar. Generasi muda sebagai pendobrak perubahan zaman memegang peranan penting dalam kemajuan ekonomi suatu daerah.

Fenomena tersebut disoroti salah satu bakal calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid sebagai hal yang tak boleh diabaikan saja. Menurutnya, generasi milenial atau generasi Y yang aktif di media sosial mampu memberikan semangat untuk melakukan perubahan.

“Perkembangan bisnis start up yg dimotori anak muda menjadi trend di tanah air maupun manca negara. Seperti, Gojek, Bukalapak, Tokopedia, Uber, Grab, dan lainnya,” bebernya.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia itu menjelaskan, sederet perusahaan start up tersebut sangat membantu roda perekonomian masyarakat. Kalangan generasi milenial saat ini tak hanya mampu berpengaruh sebatas pada rekan sebaya, tetapi bagi masyarakat luas.

“Itu memberikan dampak luas pada penciptaan peluang usaha, menyerap tenaga kerja, pertumbuhan dan dinamika usaha, perubahan pola pemasaran dan pelayanan bisnis dan berbagai perubahan metode usaha di kalangan generasi milenial ini,” ujarnya.

Ia mencontohkan, Gojek yang dirintis tahun 2010 telah membuka kesempatan kerja lebih dari 300.000 penggojek di lebih dari 50 kota di Indonesia. Perusahaan gojek perusahaan teknologi yang berjiwa sosial tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejaheraan pekerja melalui berbagai sektor informal di Indonesia.

“Bertumpu pada tiga nilai pokok, yaitu kecepatan, inovasi, dan dampak sosial. Saat ini mempunyai bentuk pelayanan antar orang, barang, cleaning, pijat, makanan, belanja dan lain sebagainya yang akan terus dikembangkan. Berdasarkan data yang ada, volume penjualan tahun 2016 sudah mencapai 17, 2 trilyun,” terangnya.

Sadar akan hal tersebut, pasangan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar ini berkomitmen untuk mewadahi generasi muda dalam mengembangkan kreativitas demi terciptanya kemajuan perekonomian di Sulsel. Ia mengatakan, pemerintah wajib menjamin tumbuhnya inovasi serta fasilitas lingkungan yang kondusif agar tumbuhnya prakarsa usaha generasi muda.

“Pemerintah daerah khususnya Sulawesi Selatan ke depan mempunyai komitmen untuk memberikan ruang gerak yang luas bagi pemuda untuk lebih banyak berusaha dengan menggunakan teknologi,” ucapnya. (*)

Buku

Jurnal The NH Institute

Sosial Media

Facebook
Twitter
Instagram

Fan Page Nurdin Halid

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com

Copyright © 2025 The Nurdin Halid Institute All Rights Reserved