• Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Nurdin Halid
    • Tentang The Nurdin Halid Institute
    • Kontak
    • FAQ
  • Program
    • Riset dan Pengkajian
    • Penerbitan Buku dan Jurnal
    • Seminar dan Diskusi
    • Pengembangan Koperasi Berbasis Sumber Daya Lokal
    • NHI Award
  • Publikasi
    • Press Release
    • Pidato & Sambutan
    • Makalah dan Presentasi
    • Wawancara Eksklusif
  • Berita dan Opini
    • Berita
    • Opini
  • Galeri
    • Foto
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
    • Video
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
  • Perpustakaan
    • Buku
      • Biografi Koperasi
      • Biografi Politik
      • Biografi Sepakbola
      • Koperasi Pilar Negara
      • Lahir Baru
      • Mahkota Perjuangan
      • Pendekar Bola dari Bugis
      • Reborn
      • Suara Golkar, Suara Rakyat
      • Visi PSSI 2020
    • Arsip
  • NH Channel

Idrus Marham Jadi Menteri Sosial, Ini Harapan Nurdin Halid

January 17, 2018webadminBerita

Makassar –Sekjen DPP Partai Golkar, Idrus Marham dilantik menjadi Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa hari ini (18/1/2018). Masyarakat Sulsel pun menaruh sejumlah harapan pada pundak pria kelahiran Pinrang ini. Tak terkecuali Nurdin Halid.

Nurdin berharap Idrus Marham dapat mengemban tugas dengan baik. Salah satunya adalah dengan memprioritaskan pengentasan kemiskinan di Sulsel. “Saya sangat bersyukur, ada lagi orang Sulsel yang dipercaya untuk masuk di jajaran kabinet Jokowi-JK,” jelas Ketua harian DPP Golkar yang juga Cagub Sulsel 2018.

Salah satu tugas utama Idrus Marham, lanjut Nurdin, adalah mengentaskan kemiskinan di Sulsel yang terbilang masih sangat tinggi. Tugas ini penting, apalagi Idrus adalah tokoh asal Sulsel. “Kemiskinan di Sulsel masih tinggi. Kita tentu berharap ada keberpihakan dalam keadilan,” tandas Nurdin. Ketua harian DPP Golkar ini juga mengakui, dengan dipilihnya Idrus Marham masuk dalam kabinet kerja Jokowi-JK, maka hal itu membuktikan kepercayaan publik terhadap kader Golkar. “Ini juga akan menambah kepercayaan masyarakat untuk Golkar,” jelas dia.

Dia mengaku, saat ini, dalam jajaran kabinet kerja, sudah ada tiga kader Golkar yang bergabung. Selain Idrus Marham, juga ada Airlangga Hartanto dan Luhut Panjaitan. Presiden RI, Joko Widodo menunjuk Idrus Marham sebagai Menteri Sosial pengganti Khofifah Indar Parawansa yang mundur untuk ikut Pilkada 2018 di Jawa Timur.

Idrus Marham sendiri mengaku bahwa penunjukkan dirinya sebagai menteri cukup mengejutkan. Sebab Jokowi, tidak pernah memberi sinyal terkait penunjukan itu. “Beliau tidak pernah bicara tentang menteri,” ujar Idrus. Politisi kelahiran Kabupaten Pinrang, 14 Agustus 1962 itu pun tak mempermasalahkan amanah tersebut karena merupakan hak prerogatif presiden. Idrus juga memastikan bahwa tidak akan ada persoalan untuk Airlangga, yang kini ditunjuk sebagai Ketua Umum Partai Golkar. “Pasti tidak mengganggu kerja baik Ketum DPP PG, bahkan saya jamin bahwa kedua posisi yang dijabat Airangga saling perkuat,” jelas dia. (***)

Buku

Jurnal The NH Institute

Sosial Media

Facebook
Twitter
Instagram

Fan Page Nurdin Halid

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com

Copyright © 2025 The Nurdin Halid Institute All Rights Reserved