• Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Nurdin Halid
    • Tentang The Nurdin Halid Institute
    • Kontak
    • FAQ
  • Program
    • Riset dan Pengkajian
    • Penerbitan Buku dan Jurnal
    • Seminar dan Diskusi
    • Pengembangan Koperasi Berbasis Sumber Daya Lokal
    • NHI Award
  • Publikasi
    • Press Release
    • Pidato & Sambutan
    • Makalah dan Presentasi
    • Wawancara Eksklusif
  • Berita dan Opini
    • Berita
    • Opini
  • Galeri
    • Foto
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
    • Video
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
  • Perpustakaan
    • Buku
      • Biografi Koperasi
      • Biografi Politik
      • Biografi Sepakbola
      • Koperasi Pilar Negara
      • Lahir Baru
      • Mahkota Perjuangan
      • Pendekar Bola dari Bugis
      • Reborn
      • Suara Golkar, Suara Rakyat
      • Visi PSSI 2020
    • Arsip
  • NH Channel

Inilah Ujung Tombak NH-Aziz di Pilgub Sulsel

February 22, 2018webadminBerita

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), mengerahkan kekuatan penuh selama masa kampanye rentang 15 Februari hingga 23 Juni 2018.

Seluruh jejaring dan simpul pemenangan, mulai dari elite hingga akar rumput siap bergerak demi menggaransi kemenangan pasangan calon nomor urut satu.

NH mengungkapkan sedikitnya ada lima ujung tombak penggalang dukungan pada Pilgub Sulsel 2018. Mereka adalah GNH-17, fraksi dari koalisi parpol pengusung, konsultan, bakal calon legislatif (bacaleg) dan tim relawan.

Seluruh penggerak itu diharapkan dapat bersinergi dan menjaga soliditas agar mesin pemenangan NH-Aziz dapat bergerak cepat dan massif.

“Saya tidak mungkin mampu menjangkau 307 kecamatan. Makanya, untuk menutup itu ada tim, semisal GNH-17 sejatinya menjadi penggerak utama dan ujung tombak. Bersama tokoh masyarakat, bacaleg dan legislator koalisi parpol pengusung, saya menginginkan tidak ada ruang kampanye yang tidak diisi,” ujarnya, Selasa (20/2/2018).

Selama masa kampanye, NH juga menekankan agar tim pemenangan menghindari pola konvensional yang sebatas hura-hura. Diinginkannya agar kampanye benar-benar menyasar pemilik suara yang nantinya akan mencoblos NH-Aziz.

Olehnya itu, pihaknya tidak menginginkan ada massa bayaran pada setiap kampanye dan itu selaras dengan komitmen memerangi politik uang.

“Sekarang sudah masuk tahap penggalangan bukan lagi perkenalan. Kampanye yang hura-hura itu tidak ada lagi,” pesan Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia itu.

NH menekankan penggalangan dukungan penting untuk memastikan basis pemenangan. Untuk itu, tim dituntut mampu meraih simpati masyarakat sebanyak mungkin.

Adapun modal menggalang dukungan yang efektif, menurut dia, adalah menjelaskan program kerja NH-Aziz sesuai dengan kebutuhan dan masalah masyarakat.

“Tim harus fokus pada isu substansial yang ada di masing-masing daerah serta kebutuhan yang diinginkan masyarakat di daerah tersebut. Sebab masyarakat yang memiliki adat, kebiasaan dan latar belakang yang berbeda, tentunya memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda pula,” ulas NH.

Materi kampanye, NH melanjutkan terbagi dalam dua isu yakni umum dan khusus. Untuk isu umum, tim kampanye wajib menyampaikan seputar program Tri Karya Pembangunan. Isinya pembangunan berbasis infrastruktur, pembangunan berbasis ekonomi kerakyatan dan pembangunan berbasis kearifan lokal.

Sedangkan materi khusus menyangkut kebutuhan masyarakat di masing-masing 24 kabupaten/kota se-Sulsel.(*)

Selasa, 20 Februari 2018

Penulis: Abdul Azis

Editor: Anita Kusuma Wardana

Sumber: http://makassar.tribunnews.com/2018/02/20/inilah-ujung-tombak-nh-aziz-di-pilgub-sulsel

Buku

Jurnal The NH Institute

Sosial Media

Facebook
Twitter
Instagram

Fan Page Nurdin Halid

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com

Copyright © 2025 The Nurdin Halid Institute All Rights Reserved