• Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Nurdin Halid
    • Tentang The Nurdin Halid Institute
    • Kontak
    • FAQ
  • Program
    • Riset dan Pengkajian
    • Penerbitan Buku dan Jurnal
    • Seminar dan Diskusi
    • Pengembangan Koperasi Berbasis Sumber Daya Lokal
    • NHI Award
  • Publikasi
    • Press Release
    • Pidato & Sambutan
    • Makalah dan Presentasi
    • Wawancara Eksklusif
  • Berita dan Opini
    • Berita
    • Opini
  • Galeri
    • Foto
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
    • Video
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
  • Perpustakaan
    • Buku
      • Biografi Koperasi
      • Biografi Politik
      • Biografi Sepakbola
      • Koperasi Pilar Negara
      • Lahir Baru
      • Mahkota Perjuangan
      • Pendekar Bola dari Bugis
      • Reborn
      • Suara Golkar, Suara Rakyat
      • Visi PSSI 2020
    • Arsip
  • NH Channel

Karena Program NH, Konektivitas Enam Provinsi di Sulawesi Bisa Terwujud

December 23, 2017webadminBerita

Penguatan konektivitas enam provinsi di Sulawesi sangat diperlukan demi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Hanya saja, hal tersebut masih terkendala pada sistem transportasi yang kurang memadai.

“Enam provinsi di Sulawesi seharusnya semua bisa saling terhubung. Mengapa hal ini perlu dilakukan? Karena laju pertumbuhan di Sulawesi masih terhambat oleh kurang memadainya konektivitas antar daerah,” kata Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sulsel, Syahruddin Alrif.

Menurutnya, penguatan konektivitas antar provinsi di Sulawesi dengan pengembangan sistem transportasi darat sangat diperlukan. Khususnya di wilayah perbatasan yang menghubungkan Sulsel dengan provinsi tetangga.

Syahruddin pun mengapresiasi grand planning dari program membangun kampung ala calon Gubernur Sulsel Nurdin Halid. Pembangunan infrastruktur pada sistem transportasi, khususnya di wilayah pinggiran telah dirancang oleh Nurdin Halid bersama pasangannya Aziz Qahhar Mudzakkar.

“Karena program (membangun kampung) NH ini, bukan tidak mungkin kalau konektivitas enam provinsi di Pulau Sulawesi bisa terwujud. Hal ini akan berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

“Program membangun di kampung ini juga sebagai bentuk konkrit dari upaya membangun sinergi dalam Indonesia Incorporated, yaitu pengintegrasian pembangunan, khususnya perekonomian dan pariwisata dalam wilayah Sulawesi,” kata dia menambahkan.

Kenapa saat ini konektivitas antar provinsi sulit diwujudkan? Menurut Syahruddin, karena sistem transportasi darat di perbatasan masih sangat terbatas, bahkan tertinggal. Di Luwu Timur yang berbatasan dengan Sulawesi Tenggara, jalanannya masih belum dapat dikatakan ideal. “Begitu juga dengan wilayah Sulsel yang berbatasan dengan Sulbar dan Sulteng.”

Sekadar diketahui, selain membenahi infrastruktur sistem transportasi darat, NH-Aziz juga telah merancang pembangunan pelabuhan, sarana dan sistem transportasi yang menghubungkan titik-titik penting di Sulawesi Selatan.

“Bila Gubernur dan bupatinya komit, maka semua go easier. Tapi bila tidak, maka semuanya akan menjadi sulit. Saya yakin, dengan sama-sama ki membangun kampung, bekerja bersama demi Sulsel baru, dampak positifnya jatuhnya pada kesejahteraan masyarakat,” tutur Syahruddin. (****)

Buku

Jurnal The NH Institute

Sosial Media

Facebook
Twitter
Instagram

Fan Page Nurdin Halid

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com

Copyright © 2025 The Nurdin Halid Institute All Rights Reserved