• Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Nurdin Halid
    • Tentang The Nurdin Halid Institute
    • Kontak
    • FAQ
  • Program
    • Riset dan Pengkajian
    • Penerbitan Buku dan Jurnal
    • Seminar dan Diskusi
    • Pengembangan Koperasi Berbasis Sumber Daya Lokal
    • NHI Award
  • Publikasi
    • Press Release
    • Pidato & Sambutan
    • Makalah dan Presentasi
    • Wawancara Eksklusif
  • Berita dan Opini
    • Berita
    • Opini
  • Galeri
    • Foto
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
    • Video
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
  • Perpustakaan
    • Buku
      • Biografi Koperasi
      • Biografi Politik
      • Biografi Sepakbola
      • Koperasi Pilar Negara
      • Lahir Baru
      • Mahkota Perjuangan
      • Pendekar Bola dari Bugis
      • Reborn
      • Suara Golkar, Suara Rakyat
      • Visi PSSI 2020
    • Arsip
  • NH Channel

Masih Sempat Sentuh Jenazah Habibie, Nurdin Halid Kenang saat Ditunjuk Jadi Korlap

October 18, 2019webadminBerita

RAKYATKU.COM,MAKASSAR – Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid ikut melayat ke rumah duka BJ Habibie di Jalan Patra Kuningan XIII Blok L15/7 No.5, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Saat mendengar kabar wafatnya Presiden ketiga RI itu, Nurdin Halid langsung meninggalkan kediaman pribadinya di Kota Makassar, lalu terbang menuju Jakarta.

Setibanya di rumah duka, Nurdin Halid berdiri di depan peti jenazah Habibie. Mantan ketua Harian DPP Partai Golkar itu sempat melihat wajah Habibie untuk terakhir kalinya.

Nurdin Halid mengaku punya banyak kesan dengan pria kelahiran Kota Parepare itu. Apalagi, hingga akhir hayatnya, almarhum tercatat sebagai ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar.

“Hal yang paling saya kenang, ketika sidang umum tahun 1999. Beliau menugaskan saya sebagai korlap Irian, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan (Iramasuka), untuk menggalang anggota MPR dan DPR,” ujar Nurdin Halid.

Nurdin mengaku sangat kehilangan atas wafatnya BJ Habibie. Ia berharap, cita-cita Habibie untuk terus mengharumkan nama Indonesia, dapat dilanjutkan oleh generasi selanjutnya.

“Beliau tokoh bangsa, tokoh reformasi, dikenang karena kehebatannya dan kepintarannya yang mendunia. Saya secara pribadi maupun sebagai ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, sangat berduka dan merasa kehilangan senior yang sangat patut kita teladani. Selamat jalan Pak Habibie, surga adalah tempatmu. Amin,” ujar Nurdin Halid.

BJ Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto pada Rabu malam (11/9/2019). Ia meninggal dalam usia 83 tahun.

Menurut putra Habibie, Thareq Kemal Habibie, ayahnya wafat karena faktor usia dan masalah pada jantungnya.

“Karena penuaan itu, organ-organ tubuh mengalami degradasi, menjadi tidak kuat lagi, jantungnya menyerah,” kata Thareq Kemal.

Habibie telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019.

Buku

Jurnal The NH Institute

Sosial Media

Facebook
Twitter
Instagram

Fan Page Nurdin Halid

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com

Copyright © 2025 The Nurdin Halid Institute All Rights Reserved