• Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Nurdin Halid
    • Tentang The Nurdin Halid Institute
    • Kontak
    • FAQ
  • Program
    • Riset dan Pengkajian
    • Penerbitan Buku dan Jurnal
    • Seminar dan Diskusi
    • Pengembangan Koperasi Berbasis Sumber Daya Lokal
    • NHI Award
  • Publikasi
    • Press Release
    • Pidato & Sambutan
    • Makalah dan Presentasi
    • Wawancara Eksklusif
  • Berita dan Opini
    • Berita
    • Opini
  • Galeri
    • Foto
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
    • Video
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
  • Perpustakaan
    • Buku
      • Biografi Koperasi
      • Biografi Politik
      • Biografi Sepakbola
      • Koperasi Pilar Negara
      • Lahir Baru
      • Mahkota Perjuangan
      • Pendekar Bola dari Bugis
      • Reborn
      • Suara Golkar, Suara Rakyat
      • Visi PSSI 2020
    • Arsip
  • NH Channel

Masyarakat Adat Moncongloe Doakan Nurdin Halid Jadi Gubernur Sulsel

March 14, 2018webadminBerita

Merdeka.com – Safari politik Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH) di Kabupaten Maros selama dua hari menyisakan beragam cerita menarik. Selain mendapatkan sambutan hangat, bahkan hadiah pisang dan sayur dari pedagang di pasar tradisional, Nurdin juga didoakan oleh masyarakat adat Moncongloe.

Nurdin didoakan oleh segenap masyarakat yang dipimpin langsung oleh Tetua Adat Moncongloe, Daeng Alli, di sela tudang sipulung atau duduk bersama, Selasa (13/3). Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia itu tampak akrab dan membaur dengan masyarakat setempat. Mereka saling bersalaman dan berbincang akrab.

Di tengah pelaksanaan acara tudang sipulung, Daeng Alli menyerahkan peci hitam sebagai cinderamata kepada Nurdin. Selanjutnya, pemuka adat Moncongloe ini memimpin doa agar pasangan Aziz Qahhar Mudzakkar tersebut mampu menjadi pemimpin Sulsel ke depannya.

“Semoga Allah SWT mengabulkan harapan Pak Nurdin Halid untuk menjadi gubernur. Mudah-mudahan jalannya terbuka lebar dan dimudahkan,” kata Daeng Alli.

Doa tersebut turut diamini oleh masyarakat adat Moncongloe dan warga sekitar. Masyarakat adat Moncongloe sendiri diketahui memiliki posisi penting dalam kehidupan di wilayah tersebut. Nilai-nilai kearifan lokal senantiasa dilestarikan untuk menangkal pengaruh negatif yang muncul di era globalisasi.

Daeng Alli, Tetua Adat Moncongloe 2018 Merdeka.com

Sebelum meninggalkan lokasi tersebut, Nurdin menyempatkan diri menyampaikan gagasan dan programnya. Termasuk perihal konsep Tri Karya yang salah satunya berbasis kearifan lokal. Ia juga memaparkan program NH-Aziz yang menjanjikan atensi terhadap masyarakat lanjut usia alias lansia, dimana kebanyakan masyarakat setempat masuk kategori tersebut.

Ia menekankan salah satu program unggulannya ialah memperhatikan pemeliharaan masyarakat lansia. Melalui kartu Sulsel Baru, NH-Aziz bakal menyediakan dana tunai terhadap para lansia.

“Supaya kita tidak durhaka dengan orang tua kita yang sudah renta. Terkadang, kita peduli tapi tidak mampu dan tidak bisa penuhi kebutuhannya. Makanya, kami siapkan bantuan tunai untuk lansia,” pungkasnya. [hhw]

Rabu, 14 Maret 2018 11:51 Reporter : Kurniawan

Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/masyarakat-adat-moncongloe-doakan-nurdin-halid-jadi-gubernur-sulsel.html

Buku

Jurnal The NH Institute

Sosial Media

Facebook
Twitter
Instagram

Fan Page Nurdin Halid

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com

Copyright © 2025 The Nurdin Halid Institute All Rights Reserved