• Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Nurdin Halid
    • Tentang The Nurdin Halid Institute
    • Kontak
    • FAQ
  • Program
    • Riset dan Pengkajian
    • Penerbitan Buku dan Jurnal
    • Seminar dan Diskusi
    • Pengembangan Koperasi Berbasis Sumber Daya Lokal
    • NHI Award
  • Publikasi
    • Press Release
    • Pidato & Sambutan
    • Makalah dan Presentasi
    • Wawancara Eksklusif
  • Berita dan Opini
    • Berita
    • Opini
  • Galeri
    • Foto
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
    • Video
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
  • Perpustakaan
    • Buku
      • Biografi Koperasi
      • Biografi Politik
      • Biografi Sepakbola
      • Koperasi Pilar Negara
      • Lahir Baru
      • Mahkota Perjuangan
      • Pendekar Bola dari Bugis
      • Reborn
      • Suara Golkar, Suara Rakyat
      • Visi PSSI 2020
    • Arsip
  • NH Channel

Miliki Kans Besar Menangkan Pilgub

February 13, 2018webadminBerita

Makassar–Pasangan cagub-cawagub Nurdin Halid-Aziz Qahar Mudzakkar (NH-Aziz) memiliki peluang besar memenangkan Pilgub Sulsel 2018 mendatang. Seluruh rilis hasil survei selalu menunjukkan tren peningkatan terhadap pasangan nasionalis-religius ini.
Pengamat politik dari Universitas Bosowa, Arif Wicaksono menyebutkan progres tersebut dapat menjadi pertanda besarnya kans NH-Aziz dalam memenangkan pertarungan Pilgub Sulsel. Karena itu, seluruh mesin pemenangan diharapkan mampu menjaga dan memasifkan upaya penggalangan dukungan.
“NH-Aziz, saya lihat dari berbagai hasil survei dan pemberitaan media cukup memiliki tren yang baik. Artinya ada progres dari berbagai sisi, apakah itu popularitas, akseptabilitas ataupun elektabilitas dibanding ketika awal melakukan deklarasi,” bebernya.
Arif melanjutkan, modal utama yang dimiliki pasangan ini dalam hal berikut. Yaitu, kekuatan masing-masing figur NH dan Aziz, preferensi terhadap elit politik masyarakat Sulsel, serta dukungan Jakarta non-Istana.
Potensi itu tentunya harus dijaga oleh seluruh kader partai pengusung dan tim relawan pemenangan. Di samping itu, mesin pemenangan harus semakin solid.
“Saya kira kuncinya adalah militansi dan solidnya kader Golkar di 24 kabupaten/kota se-Sulsel. Tim harus bekerja keras,”ujar Syahrir Hasan, salah satu pemerhati politik di Sulsel.
Syahrir mengatakan, para kader Golkar, terutama yang kini duduk sebagai anggota legislatif di DPRD Sulsel dan 24 kota/kabupaten harus menjadi contoh bagi kader lain, para pengurus, tim pemenangan, simpatisan dan masyarakat Sulsel khususnya.
Ditambahkan dalam mensosialisakian NH-Aziz tidaklah sulit. Sebab, Golkar punya mesin politik dan struktur partai yang jelas. Mulai dari tingkat provinsi, kota/kabupaten dan bahkan hingga desa/kelurahan.
“Dengan adanya struktur partai itu, tidak sulit untuk mensosialisaikan figur NH-Aziz dan visi misinya membangun Sulsel dari kampung. Terutama pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan,” jelasnya.
Hanya saja, lanjutnya, para legislator dan kader Golkar Sulsel harus berkomitmen untuk solid dan bekerja maksimal. “Bagaimana masyarakat mau mendukung kalau kader Golkar saja tidak solid dan tidak bekerja maksimal. Makanya, mereka harus tampil di garda terdepan dan memberi contoh kepada masyarakat,” tuturnya.
Legislator Golkar punya konstituen di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Dan, kalau ini dimaksimalkan, tentu hasilnya juga baik. Sehingga menambah kontribusi yang cukup besar untuk memenangkan jagoan Golkar di Pilgub kali ini.
“Kalau itu jalan maksimal, kemudian diikuti tim pemenangan dan simpatisan partai Golkar dan pasangan calon nasionalis-religius itu. Dukungan NH-Aziz akan terus mengalir dan tidak sulit menang di pesta demokrasi lima tahunan itu,” tandasnya sambil mengingatkan agar para kader dan simpatisan Golkar Sulsel tidak terlena dengan nama besar NH-Aziz dan partai pengusungnya. (**)

Buku

Jurnal The NH Institute

Sosial Media

Facebook
Twitter
Instagram

Fan Page Nurdin Halid

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com

Copyright © 2025 The Nurdin Halid Institute All Rights Reserved