• Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Nurdin Halid
    • Tentang The Nurdin Halid Institute
    • Kontak
    • FAQ
  • Program
    • Riset dan Pengkajian
    • Penerbitan Buku dan Jurnal
    • Seminar dan Diskusi
    • Pengembangan Koperasi Berbasis Sumber Daya Lokal
    • NHI Award
  • Publikasi
    • Press Release
    • Pidato & Sambutan
    • Makalah dan Presentasi
    • Wawancara Eksklusif
  • Berita dan Opini
    • Berita
    • Opini
  • Galeri
    • Foto
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
    • Video
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
  • Perpustakaan
    • Buku
      • Biografi Koperasi
      • Biografi Politik
      • Biografi Sepakbola
      • Koperasi Pilar Negara
      • Lahir Baru
      • Mahkota Perjuangan
      • Pendekar Bola dari Bugis
      • Reborn
      • Suara Golkar, Suara Rakyat
      • Visi PSSI 2020
    • Arsip
  • NH Channel

NH Bagikan Tiga Kunci Sukses ke Mahasiswa STKIP Muhamadiyah Barru

December 15, 2017webadminBerita

Bakal calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH) menjadi pembicara pada kuliah umum di STKIP Muhammadiyah Barru, Selasa (12/12). Di hadapan mahasiswa STKIP Muhammadiyah Barru, NH membeberkan tiga kunci sukses yang harus dimiliki mahasiswa.

Pertama, kata NH, mahasiswa harus berjiwa dinamis apabila hendak berguna bagi bangsa dan negara. Dengan jiwa dinamis, mahasiswa akan mampu melakukan beragam langkah inisiatif, penuh kreasi, dan selalu berinovasi. Hal tersebut merupakan tuntutan yang harus dilakukan setelah meraih gelar sarjana.

“Kalau kita tidak berjiwa dinamis, dia jadi sarjana biasa saja. Kita mungkin tidak bermafaat untuk keluarga, paling bermanfaat untuk diri kita sendiri. Tidak bermanfaat untuk masyarakat, lebih-lebih untuk bangsa dan negara,” bebernya.

Selanjutnya, alumni IKIP Ujung Pandang ini juga menjelaskan, mahasiswa perlu proaktif dalam berdiskusi. Menurut NH, diskusi menjadi penunjang utama dalam mengasah ketangkasan penyelesaian masalah.

“Banyak-banyak berdiskusi denga siapa saja, dengan teman, dengan mahasiswa dari kampus lain. Lewat diskusi, otak kita selalu diasah, kita akan jadi cerdas,” tuturnya.

Terakhir, Mantan Dosen STKIP Muhammadiyah Enrekang ini juga mengingatkan peranan mahasiswa sebagai agen pembawa perubahan. Peran itu, kata NH, harus selalu menjadi pedoman mahasiswa bahkan setelah lulus kuliah.

“Harus menjadi ujung pembangunan, ujung perubahan. Pertama, harus mengubah dirinya. Kedua, lingkungan keluarga, baru kemudian lingkungan masyarakat, baru berpikir mengubah Indonesia,” imbaunya. (*)

Buku

Jurnal The NH Institute

Sosial Media

Facebook
Twitter
Instagram

Fan Page Nurdin Halid

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com

Copyright © 2025 The Nurdin Halid Institute All Rights Reserved