• Beranda
  • Tentang Kami
    • Tentang Nurdin Halid
    • Tentang The Nurdin Halid Institute
    • Kontak
    • FAQ
  • Program
    • Riset dan Pengkajian
    • Penerbitan Buku dan Jurnal
    • Seminar dan Diskusi
    • Pengembangan Koperasi Berbasis Sumber Daya Lokal
    • NHI Award
  • Publikasi
    • Press Release
    • Pidato & Sambutan
    • Makalah dan Presentasi
    • Wawancara Eksklusif
  • Berita dan Opini
    • Berita
    • Opini
  • Galeri
    • Foto
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
    • Video
      • Koperasi
      • Politik
      • Sepakbola
  • Perpustakaan
    • Buku
      • Biografi Koperasi
      • Biografi Politik
      • Biografi Sepakbola
      • Koperasi Pilar Negara
      • Lahir Baru
      • Mahkota Perjuangan
      • Pendekar Bola dari Bugis
      • Reborn
      • Suara Golkar, Suara Rakyat
      • Visi PSSI 2020
    • Arsip
  • NH Channel

Nurdin Halid Puji Deklarasi Tolak Politik Uang

February 15, 2018webadminBerita

Merdeka.com – Bakal Calon Gubernur Nurdin Halid (NH) menghadiri Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA di Hotel Clarion Makassar, Rabu (14/2) kemarin. Nurdin menjadi satu-satunya kandidat yang menghadiri acara yang diselenggarakan oleh Bawaslu Sulsel. Adapun tiga pasangan calon alias paslon yang menjadi rivalnya absen.

Nurdin mengaku sengaja meluangkan waktu menghadiri Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA lantaran mengetahui arti penting kegiatan tersebut. Namun sasaran kegiatan mesti diperluas untuk masyarakat umum, bukan hanya kandidat.

“Kegiatan ini saya anggap penting sekali karena terkait pencerahan berbagai hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan paslon, tim pemenangan dan masyarakat. Untuk itulah saya memutuskan hadir sebab saya ingin mengetahui betul sehingga terhindar dari kesalahan,” kata Nurdin.

Nurdin tidak mengikuti acara sampai selesai karena punya agenda lain. Namun dia berpesan kepada Bawaslu agar kegiatan serupa digelar lebih intensif.

“Ya memang harus dilakukan sosialisasi intensif sampai kepada pemilih, khususnya yang berkaitan dengan implikasi pidana,” tuturnya.

Menurut Nurdin, adanya perubahan regulasi patut disosialisasikan secara massif kepada masyarakat. Misalnya untuk politik uang alias money politic. Jika dulunya sanksi hanya diberikan kepada penyelenggara, kini juga dapat menyasar pemilih.

“Seperti itulah perlu disosialisasikan. Kalau perlu diiklankan di media massa sehingga masyarakat tahu dan tidak terlibat,” tuturnya.

Bersama Aziz Qahhar Mudzakkar, Nurdin siap membantu pemerintah menghadirkan pilkada aman dan damai. Oleh karena itu, pasangan nasionalis religius itu siap mematuhi seluruh aturan penyelenggara pemilu. Dia mencontohkan menjelang masa kampanye, seluruh alat peraga dan atribut NH-Aziz telah diturunkan.

Nurdin bahkan turun langsung mencabut alat peraga dan atribut bersama tim pemenangan dan relawan. Ia pun sudah menginstruksikan seluruh simpul pemenangan di seluruh pelosok Sulsel untuk mencabut alat peraga dan atribut NH-Aziz.

“Ini menjadi komitmen dan bukti kita senantiasa taat asas atas segala aturan KPU demi terciptanya pilkada yang demokratis,” pungkas Nurdin. [hhw]

Kamis, 15 Februari 2018 10:16 Reporter : Kurniawan

Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/nurdin-halid-puji-deklarasi-tolak-politik-uang.html

Buku

Jurnal The NH Institute

Sosial Media

Facebook
Twitter
Instagram

Fan Page Nurdin Halid

Alamat: Wisma NH
Jalan Raya Pasar Minggu No. 2 B-C
Pancoran, Jakarta Selatan
✉️ info@thenurdinhalidinstitute.com

Copyright © 2025 The Nurdin Halid Institute All Rights Reserved